MENGENAL ALLAH SEBAGAI PENCIPTA
Allah Subhanahu wa ta'ala adalah zat yang maha pencipta, menctiptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Dialah Allah Subhanahu wa ta'ala yang telah menciptakan langit, dan menciptakan seluruh alam semesta.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
"Demikianlah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu." (40. Ghofir : 62).
Dialah Allah Subhanahu wa ta'ala, Al-Kholiq yang maha pencipta, sedangkan selain Allah adalah makhluk atau yang diciptakan mereka tidak bisa mencipta meskipun diagung-agungkan dan disembah oleh manusia.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ فَاسْتَمِعُوا لَهُ ۚ إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَنْ يَخْلُقُوا ذُبَابًا وَلَوِ اجْتَمَعُوا لَهُ
"Wahai manusia! telah dibuat suatu perumpamaan maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalatpun walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya...." (22. Al-Hajj : 73).
Berkumpul dan berkerjasama saja mereka tidak akan mampu untuk menciptakan seekor lalat dan apalagi jika mereka hanya sendirian.
Menciptakan seekor lalat yang sedemikian sederhana susunan tubuhnya saja mereka tidak mampu, maka bagaimana mereka bisa mencipta makhluk yang lebih rumit dari lalat.
Seorang muslim wajib mempercayai bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala adalah satu-satunya pencipta dan tidak ada pencipta selain Allah Subhanahu wa ta'ala.
Barangsiapa yang meyakini bahwa ada pencipta selain Allah Subhanahu wa ta'ala maka dia telah melakukan syirik besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar