Jumat, 21 Oktober 2022

I.5. Bertobat dari Kesyirikan

 BERTOBAT DARI KESYIRIKAN

Orang yang berbuat syirik dan meninggal dunia sebelum bertobat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala maka dosa syiriknya tidak akan diampuni, namun apabila ia bertobat sebelum meninggal Allah Subhanahu wa ta'ala akan mengampuni dosanya bagaimanapun dosa tersebut.

Tobat nasuha adalah tobat yang terpenuhi 3 syarat didalamnya sebagai berikut:

  1. Meyesal
  2. Meninggalkan perbuatan tersebut
  3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi.

Firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ ٥٣

 "Katakanlah wahai hamba-hambaku yang telah melampaui batas terhadap dirinya sendiri dengan berbuat dosa janganlah berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya, sesungguhnya dia maha pengampunan lagi maha penyayang" (39. Az-Zumar : 53).

Rosullullah Shalallaahu Alaihi Wassalam bersabda:

إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لمَ ْيُغَرْغِرْ

"Sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta'ala menerima tobat seorang hamba selama ruh belum sampai ke kerongkongan." (HR. At Tarmidzi dan Ibn. Majah dari Abdullah Ibnu Umar dan dihasankan oleh Albani ).

Para sahabat nabi Shalallaahu Alaihi Wassalaam tidak semuanya lahir dalam keadaan Islam bahkan banyak yang baru masuk Islam ketika sudah besar dan sebelumnya bergelimang dengan kesyrikan. Supaya tidak terjerumus kembali ke dalam kesyirikan maka seseorang harus mempelajari Tauhid dan memahaminya dengan baik serta mengetahui jenis-jenis kesyirikan sehingga bisa menjauhinya. 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IV.3. Pengertian Islam

PENGERTIAN ISLAM Islam secara bahasa adalah penyerahan diri, Islam secara syari'at adalah penyerahan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu...