TERMASUK SYIRIK BESAR MENYEMBELIH UNTUK SELAIN ALLAH
Menyembelih termasuk ibadah yang agung di dalam agam Islam, di dalam nya ada pengagungan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala rob semesta alam.
Diantara wujud cinta kepada Allah Subhanahu wa ta'ala adalah mengorbankan sebagian harta kita untuknya seperti ibadah Qurban di hari Raya Idul Adha, Aqiqah, Hadyu bagi sebagian jamaah haji.
Allah Subhanahu wa ta'ala telah memerintah kita melaksanakan ibadah ini hanya untuk-Nya semata.
Firman Allah Subhanahu wa ta'ala:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ ٢
"Fashollili rabika wanhar"
"Maka sholatlah dan menyembelilah untuk tuhanmu." (108. Al-Kautsar : 2).
Barangsiapa yang menyerahkan ibadah menyembelih ini untuk selain Allah Subhanahu wa ta'ala dalam rangka mengagungkan dan mendekatkan diri kepada selain Allah Subhanahu wa ta'ala, baik kepada nabi, wali, jin dan sebagainya, maka dia telah terjatuh di dalam syirik besar yang mengeluarkan seseorang dari Islam, membatalkan amalan dan terkena ancaman laknat dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
Sabda Nabi Shallallahu alaihi wasallam:
لَعَنَ اللهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللهِ
"Allah Subhanahu wa ta'ala melaknat seseorang yang menyembelih untuk selain Allah Subhanahu wa ta'ala." (HR. Muslim).
makna Laknat adalah dijauhkan dari Rahmatnya.
Oleh karena itu janganlah sekali-kali kita sebagai seorang muslim berqurban dan menyembelih untuk selain Allah Subhanahu wa ta'ala sedikitpun, meskipun hanya berupa seekor lalat dengan harapan mendapatkan manfaat atau terhindar dari mudhorat.
Sebagai seorang muslim kita harus yakin bahwa manfaat dan mudhorat hanyalah di tangan Allah Subhanahu wa ta'ala semata dan hanya kepadanyalah seorang muslim bertawakal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar