Selasa, 25 Oktober 2022

III.15. Sihir

 SIHIR

Sihir bermacam-macam jenisnya sihir yang merupakan kesyirikan adalah sihir yang terjadi dengan meminta pertolongan kepada setan. Padahal syetan tidak akan memberikan pertolongan kecuali setelah perkara yang dia redhoi yaitu kufur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan menyerahkan sebagian ibadah kepada syetan tersebut atau dengan menghina Al-Qur'an, agama dan sebagainya.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ

"Dan bukanlah Sulaiman yang kafir, tapi syetan-syetan lah yang kafir mereka mengajarkan sihir kepada manusia." (2. Al-Baqoroh : 102).

Rosulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Jauhilah 7 perkara yang membinasakan. Para sahabat bertanya: ya Rosulullah apakah 7 perkara tersebut? maka beliau Shallallahu alaihi wasallam menyebutkan 7 perkara tersebut yaitu:

  1.  Syirik kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

                2. Sihir." (HR. Bukhori dan Muslim).

Hukuman bagi para penyihir jenis ini adalah hukuman mati bila dia tidak bertobat sebagai mana telah dicontohkan oleh para sahabat nabi Shallallahu alaihi wasallam. Adapun yang berhak melakukan hukuman tersebut adalah pemerintah yang sah bukan individu-individu.

Mempelajari sihir termasuk perkara yang diharamkan. Bahkan sebagai ulama menhukumi pelakunya keluar dari Islam.

Dan meminta supaya disihirkan juga merupakan perbuatan yang haram karena Rusulullah Shallallahu alaihi wasallam mengabarkan "bahwa bukan termasuk pengikut beliau orang yang menyihir dan meminta disihirkan." Sebagaimana dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Al Badzar di dalam musnadnya dan dishohihkan oleh Albani RH.

Seorang muslim hendaklah mengambil sebab untuk membentengi diri dari sihir diantaranya dengan menjaga zikir-zikir yang disyariatkan, seperti zikir pagi dan petang, zikir setelah sholat 5 waktu, zikir ketika akan tidur, akan makan, zikir ketika masuk rumah, keluar rumah, masuk wc dan keluar wc dan lain-lain.

Selain itu juga hendaklah membersihkan diri dan rumah dari hal-hal yang membuat redho syetan seperti jimat-jimat, musik-musik, gambar-gambar makhluk bernyawa dan lain-lain.

Apabila qodarullah terkena sihir, maka hendaknya bersabar, merendahkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, memohon darinya kesembuhandan berpegang dengan ruqyah-ruqyah yang disyariatkan dan jangan sekali-kali berusaha menghilangkan sihir dengan meminta bantuan kepada jin, baik secara langsung maupun melalui jasa paranormal dan yang semisal dengan mereka.

Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala melindungi kita dari semua kejelekkan didunia dan diakhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IV.3. Pengertian Islam

PENGERTIAN ISLAM Islam secara bahasa adalah penyerahan diri, Islam secara syari'at adalah penyerahan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu...